Tekanan Aremania untuk Milan Petrovic

Bhumiarema.com – Performa Arema FC yang tak kunjung membaik rupanya menyulut kekecewaan Aremania. Pendukung militant Singo Edan itu bahkan sudah melayangkan protes ketika Arema FC gagal meraih poin penuh ketika bertanding melawan Borneo FC sebelum GoJek Liga 1 2018 bersama Bukalapak libur lantaran adanya Asian Games 2018.

Aremania tampak melantunkan chant di penghujung laga “maine kurang sangar (mainnya kurang garang)” berkali-kali. Luapan kekecewaan ini tentu wajar mengingat Aremania merasa bahwa skuad Milan Petrovic membuang kesempatan meraih poin penuh di kandang.

Selain ungkapan kekecewaan itu, banyak pihak menuding Milan Petrovic tak becus mengurus tim. Dirinya juga menjadi sosok yang paling bertanggung jawab atas menurunya performa Singo Edan di beberapa laga terakhir.

Meski mendapat tekanan cukup berat dari Aremania namun Milan Petrovic mencoba menanggapinya dengan santai. Pelatih asal Serbia itu menilai kalah dan menang merupakan hal lumrah dalam dunia sepakbola.

“Saya tahu bahwa banyak Aremania yang merasa kurang puas dengan performa kami. Namun menurut saya hal itu merupakan hal lumrah dalam dunia sepakbola. Hampir pasti selalu saja ada tekanan”, papar Milan Petrovic ketika dimintai keterangan.

Namun demikian Milan Petrovic berjanji akan bangkit dari keterpurukan. “Pasti kami akan berusaha bangkit”, tambah sang pelatih di hadapan wartawan.

Milan Petrovi sendiri diketahui melakukan beberapa perubahan untuk memperbaiki performa anak asuhnya. Salah satu hal yang dilakukan adalah dengan mengubah jam latihan Arema untuk mempercepat pemulihan kondisi pemain.

“Kami mengubah jadwal latihan dari yang biasanya sore hari kini sudah mulai sering dilaksanakna di pagi hari. Meeka di pagi hari akan melakukan dua latihan, yaitu fitness lalu satu jam kemudian akan dilaksanakan di lapangan futsal”, tutur Milan Petrovic membeberkan rencananya.

Apa tanggapanmu, sam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *