Ruddy Widodo Menyayangkan Larangan Kedatangan Aremania

ruddy-widodo

Bhumiarema.com – Arema Cronus akan menjalani pekan pertandingan penting di pekan ke-20 Torabika Soccer Championship A 2016. Singo Edan akan melakoni laga penting melawan Bhayangkara Surabaya United FC pada Sabtu (17/9) sore nanti.

Laga yang akan dipastikan keras karena penuh aroma persaingan tersebut sayangnya tidak bisa dinikmati Aremania secara langsung. Hal ini dikarenakan munculnya larangan kedatangan Aremania oleh panpel pertandingan ke Stadion Delta Sidoarjo.

Ruddy Widodo selaku General Manager Arema Cronus sendiri menyayangkan keputusan tersebut. Pria berkacamata ini menyebutkan bahwa larangan kedatangan Aremania kala Singo Edan menjalani tur Sidoarjo itu kurang tepat.

Keputusan ini menurutnya tidak sejalan dengan dengan regulasi kompetisi yang sudah ada. Pelarangan kehadiran Aremania dalam hal ini dapat mencederai asas fairness dalam pertandingan.

“Regulasi sepakbola kan sudah jelas, yaitu tim yang bermain dapat didukung oleh supporter klub dimanapun pertandingan berjalan. Hal ini untuk memenuhi asas fairness itu sendiri”, ungkap Ruddy Widodo kala ditemui pewarta berita terkait pelarangan pertandingan.

Rivalitas menurutnya hanya terjadi selama pertandingan berlangsung di dalam lapangan. Masing-masing pendukung tim akan saling mengadu kreativitas untuk menyemangati pemain yang sedang berjuang di tengah lapangan.

“Rivalitas itu seharusnya hanya terjadi di dalam lapangan, mengenai dampak selanjutnya tentu harus bisa diantisipasi oleh keamanan yang telah diberi tanggung jawab. Itu kan tugas mereka”, tambahnya kemudian.

Pelarangan kedatangan Aremania ke Stadion Delta Sidoarjo sendiri baru diterbitkan beberapa hari sebelumnya. Berdasarkan surat nomor 107/PANPEL-TSC/IX/2016 disebutkan bahwa pelarangan Aremania tersebut didasarkan pada alasan keamanan.

Manajemen Bhayangkara FC mengambil keputusan ini lantaran khawatir terjadi bentrok yang tidak diinginkan. Hal tersebut ditengarai karena adanya sejarah hubungan kurang akur antara Aremania dan Bonek yang memiliki basis di sepanjang rute Malang-Sidoarjo.

Apa tanggapanmu, sam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *