Profil dan Fakta Yuli Sumpil, Dirijen Arema yang Ceria!

Bhumiarema.com – Dimana Arema FC bertanding, disitu akan tampak ratusan bahkan ribuan supporter yang hadir di lapangan mendoakan kemenangan tim kesayangan. Yups, Aremania memang selalu setia mengawal tim kebanggaannya meraih prestasi terbaik di jagat sepakbola Indonesia.

Diantara ribuan individu yang “mengaku” Aremania, ada satu sosok yang hampir selalu hadir di lapangan. Yups, dialah Yuli Sumpil yang selama beberapa tahun belakangan telah dipercaya menjadi dirijen lapangan yang memimpin Aremania selama dilapangan – termasuk kala menyanyikan yel-yel kebanggaan. Seperti apa tokoh ini, mari simak fakta Yuli Sumpil sang dirijen yang ceria:

  • Yuli Sumpil – memiliki nama asli Yuli Sugianto – lahir di Malang pada 14 Juli 1976 lalu.
  • Pria yang selalu nyentrik dengan anting di kedua telinga, topi, serta selalu mengenakan kaos Aremania ini mendapatkan julukan “Sumpil” karena memang dia tinggal di daerah bernama Sumpil di Malang.
  • Yuli Sumpil sudah mulai menjadi Aremania sejak kelas 5 SD dengan rajin datang ke lapangan mengikuti pertandingan. Hal ini terus berlangsung hingga akhirnya pria ini didapuk menjadi dirijen Arema yang ertugas memimpin Aremania menyanyi dan menari bersama.
  • Selain Yuli Sumpil, Aremania sebenarnya memiliki dirijen lain yang akrab disapa Kepet.
  • Berkat kepemimpinan Yuli sumpil Aremania sempat mendapatkan penghargaan The Best Supporter dari PSSI pada Ligina VI tahun 2000 dan The Best Supporter Piala Indonesia 2006.
  • Anak ketujuhg dari Sembilan bersaudara ini bahkan pernah diangkat kisahnya dalam sebuah film dokumenter berjudul The Conductors yang disutradarai oleh Andi Bachtiar Yusuf. Film ini sendiri mengangkat perjalanan hidup dua tokoh dirijen lainnya, yaitu Addie MS (Twilite Orchestra) dan AG Sudibyo (Paduan Suara Mahasiswa UI).

Yuli Sumpil mengatakan dia akan seterusnya menjadi dirijen Aremania, serta mengawal Singo Edan di lapangan. Dirinya baru akan pensiun jika raga sudah tak sanggup berada di lapangan.

Apa tanggapanmu, sam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *