Penyerang Timnas Indonesia Terbaik Era 2000an

Bhumiarema.com – Jika mengikuti perkembangan dunia sepakbola era 1980an sobat tentu mengenal nama-nama besar seperti Adityo Darmadi, Risdianto, hingga Ricky Yacobi sebagai penyerang timnas Indonesia terbaik sepanjang masa. Yups, mereka merupakan legenda Garuda yang memiliki pencapaian cukup lumayan di kancah internasional.

Era tersebut telah berlalu digantikan dengan sepakbola modern. Seakan tak mau kalah, banyak pula penyerang timnas Indonesia yang namanya bersinar sejak era 2000an. Siapa saja mereka? Yuk, simak daftar penyerang timnas Indonesia terbaik tahun 2000an berikut ini:

  • Bambang Pamungkas

Penyerang Timnas Indonesia yang lahir pada 10 Juni 1980 ini pernah menjadi pencetak gol teranyak di Piala Tiger tahun 2002 lalu dengan total delapan gol dalam enam pertandingan. Bambang Pamungkas memang seringkali menjadi pahlawan bagi timnas mulai dari mencetak empat gol saat menghadapi Filipina hingga mendepak Malaysia di babak semi-final Piala Tiger meski akhirnya Indonesia harus kalah dari Thailand di babak final.

  • Boaz Salosa

Boaz Salosa mungkin menjadi salah satu sosok pemain asal Papua yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Pemain yang dinilai memiliki bakat cukup keren ini bahkan sempat ditawari untuk mencoba sepakbola Eropa yang akhirnya ditolak karena lebih memiliki mengenakan seragam Persipura atas saran Jaap Salossa yang merupakan paman sekaligus Gubernur Papua kala itu.

Penyerang timnas Indonesia ini mencatat permainan sebanyak 30 kali bersama Garuda dengan torehan 8 gol. Sayangnya karir Boaz di timnas sempat terganggu karena tindakan indisipliner yang dilakukannya.

  • Kurniawan Dwi Yulianto

Sepakbola Indonesia seharusnya tidak pernah lupa dengan penyerang timnas Indonesia yang dijuluki si Kurs ini. Pemain ini telah bermain di level Timnas sebanyak 60 kali dengan catatan 31 gol. Selain di Timnas, pemain yang memutuskan pensiun dari dunia bola di tahun 2014 ini telah membela sedikitnya 15 klub termasuk FC Luzern yang merupakan tim asal Swiss.

 

Apa tanggapanmu, sam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *