Misi Arthur Cunha: Simic Tetap Mandul!

Bhumiarema.com – Arema FC sedang fokus menyiapkan pertandingan pekan kedua Liga 1 2018. Betapa tidak, skuad asuhan Joko Susilo ini akan menghadapi big match melawan Persija Jakarta pada Sabtu (31/3) besok.

Arthur Cunha yang merupakan salah satu pemain pilar Arema FC sudah mengantongi nama pemain yang harus diwaspadai. Menurutnya tim harus berhati-hati dengan Marko Simic yang dikenal sebagai penyerang andalan Macan Kemayoran. Kepada pewarta berita sang pemain menginginkan agar penyerang tersubur di ajang pra-musim tersebut tetap mandul tak bisa mencetak gol.

“Kita jelas respek kepada Marko Simic karena dia merupakan pemain yang bagus. Namun kita harus mewaspadai jangan sampai dia mampu bikin gol”, ungkap Arthur Cunha.

Pemain tersebut mengatakan bahwa dirinya sudah mempelajari cara menghentikan pergerakan pemain andalan lawan, terlebih setelah melihat video ketika Persija Jakarta ditahan 0-0 Bhayangkara FC di pekan perdana. “Yang kelas kita harus bekerja keras. Kita juga harus mau bekerja bersama untuk mematikan sang pemain”, ungkap Arthur Cunha.

Meski terang-terangan menginginkan Marko Simic tetap mandul namun Arthur Cunha mengaku kewaspadaannya tak hanya terfokus pada sang pemain asing. Dirinya mengatakan bahwa ada cukup banyak pemain Persija Jakarta lain yang harus turut diberikan perhatian.

“Kalau kita bilang siap main melawan Persija akhir pekan nanti artinya kita harus siap bermain dengan siapapun. Tentu ini bukan hanya tentang Marko Simic, namun juga Rico Simanjuntak, dan pemain lawan lain yang memiliki kualitas mumpuni. Kami harus bermain lebih bagus agar tidak kebobolan” papar Arthur Cunha sekaligus mengakhiri wawancara dengan pewarta berita.

Pertandingan Persija Jakarta vs Arema FC sendiri akan dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Aremania sudah dijatah sekitar empat ribu tiket sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh operator.

 

Apa tanggapanmu, sam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *