Ini Penyebab Turunnya Minat Aremania

aremania

Bhumiarema.com – Penggunaan stadion Gajayana Kota Malang sebagai venue kandang Arema diharapkan mampu meningkatkan minat Aremania untuk menonton laga secara langsung. Sayangnya hal ini tidak berlaku di pertandingan Arema Cronus vs PSM Makassar (14/10) lalu.

Laga di pekan ke-23 Torabika Soccer Championship itu diluar prediksi panitia pelaksana. Terhitung hanya sekitar 10.706 Aremania dan pendukung PSM Makassar yang menonton langsung di Stadion Gajayana. Hal ini tentunya berbanding terbalik dengan munculnya lebih dari 21.000 penonton di laga antara Arema Cronus vs Mitra Kukar sebelumnya.

Panitia pelaksana menyikapi hal ini dengan memberikan keterangan menurunnya minat Aremania. Perwakilan panpel pertandingan mengatakan bahwa Persija mungkin menjadi salah satu faktor penurunan kedatangan supporter.

“Kami menyadari adanya penurunan kedatangan Aremania atau penonton lain. Jelas ada beberapa faktor yang mempengaruhi, salah satunya adalah pertandingan melawan Persija Jakarta nanti”, ungkap Abdul Haris selaku ketua panpel Arema.

Pria tersebut mengatakan bahwa umumnya Aremania akan pilih-pilih jika terdapat hingga 4 kali pertandingan yang berlangsung di Malang dalam jangka sebulan. Hal ini serupa dengan kejadian di putaran pertama yang mana terjadi tiga pertandingan kandang, yaitu melawan Persipura, Persija, dan Semen Padang.

Aremania kemungkinan besar menyimpan uang untuk laga berikutnya. Terlebih laga itu akan mempertemukan Arema vs Persija, meski disini Arema berstatus tamu”, paparnya lagi.

Persija Jakarta memang berniat menggunakan Stadion Gajayana Kota Malang sebagai venue melawan Singo Edan pada Selasa (18/10) besok. Status Persija yang merupakan klub besar bakal menjadi daya tarik sendiri bagi Aremania.

Hal lain yang juga menjadi penyebab turunnya minat Aremania adalah kekalahan menyakitkan yang dialami Singo Edan kala menjamu Gresik United beberapa waktu lalu. “Kemungkinan kekalahan Arema beberapa waktu lalu juga berpengaruh terhadap kedatangan penonton”, tutupnya mengakhiri wawancara.

Apa tanggapanmu, sam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *