Ini Kekecewaan Hamka Hamzah Pada Aremania

Bhumiarema.com – Super Big Match antara Arema FC vs Persebaya Surabaya berlangsung cukup seru. Laga yang dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang itu berhasil cukup memuaskan bagi kubu Singo Edan.

Meski kemenangan terasa lebih manis karena melawan seteru abadi, rupanya ada hal lain yang mengganjal hati Hamka Hamzah. Kapten Arema FC itu justru menyimpan kekecewaan terhadap Aremania.

Laga antara kedua tim sebenarnya berlangsung kondusif hingga peluit akhir pertandingan. Namun sayangnya ketika pemain kedua tim masih berada di lapangan, pendukung tuan rumah memaksa turun.

Melihat jumlah yang semakin banyak dan meluber, pemain dan official Persebaya Surabaya langsung bergerak cepat. Mereka bergegas masuk menuju ruang ganti. Tindakan ini semakin disayangkan karena para pendukung tuan rumah mengejek tim lawan, plus mengerubungi pemain Arema FC yang kala itu berada di lapangan.

Pihak keamanan yang kala itu berjaga tentu tak tinggal diam. Polisi yang membawa anjing K9 langsung mengejar Aremania dan meminta mereka segera meninggalkan lapangan.

Hamka Hamzah yang berada di lapangan langsung memberikan komentar atas aksi tersebut. “Kami ini sebenarnya ingin merayakan kemenangan, namun urung melaksanakan karena ada beberapa orang yang masuk ke lapangan”, ungkap Hamka Hamzah dalam sebuah kesempatan berbicara di hadapan wartawan.

Hamka Hamzah menyebut bahwa bahagia kemenangan rasanya menjadi berbeda. “Jika ditanya gimana rasanya ya seperti apa ya. Sebenarnya momennya pas karena kita menang melawan Persebaya Surabaya, kami ingin menyanyi bersama namun kami tak bisa melakukannya karena ada yang masuk. Itu yang sangat kami sayangkan”, sambung Hamka hamzah sekali lagi.

Sang pemain kemudian meminta agar Aremania nantinya tidak melakukan tindakan seperti ini. “Tolong untuk tidak melakukan lagi di pertandingan selanjutnya, jangan turun ke lapangan”, pungkasnya mengakhiri wawancara.

Apa tanggapanmu, sam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *