Ini Hadiah Sanksi Arema FC dari Komdis

Bhumiarema.com – Arema FC beberapa waktu belakangan sedang menuggu hukuman dari Komisi Disiplin PSSI terkait insiden di Staddion Kanjuruhan di pekan keempat Liga 1 2018. Setelah menuggu hampir satu pekan akhirnya sanksi Arema FC diterbitkan pada Kamis (19/4) malam atau maju dari jadwal pengumuman yang seharusnya hari Jumat (20/4) ini.

Sanksi Arema FC atas tragedi tersebut dirapatkan dalam sidang Komdis PSSI. Akhirnya setelah melalui beberapa proses disebutkan hukuan itu berupa denda sebesar 300 juta rupiah dan pengosongan tribun ekonomi sebelah timur.

Terkait sanksi Arema FC ini pihak manajemen sudah menerima surat yang berisi dua lampran. Surat pertama dengan nomor 022/L1/SK/D-SSI/IV/2018 berisi hukuman atas tingah supporter yang buruk dengan denda sebesar Rp250juta Semetara surat kedua dengan nomor 023/L1/SK/KD-PSSI/IV/2018 berisi kelalaian panitia yang berujung pada denda sebesar Rp50juta. Kelalaian panitia ini sendiri melingkupi kegaglan memberikan kenyamanan selam pertandngan, pelemparan botol, hingga berujung pada temuan menyalakan flare di lapangan.

“Kami ‘kan ikut sidang Komdis PSSI yang pada waktu itu diperlihatkan video rekaman kericuhan yang terjadi. Kami sudah melakukan klarifiasi termasuk menyampaikan semua fakta yang sudah ada”, ungkap Abdul Haris selaku ketua panitia pelaksana pertandingan Arema.

Sanksi Arema FC yan lain berupa pengosongan tribun ekonomi sebelah timur selama dua laga kandang, ketika menjamu Persipura Jayapura dan PSM Makassar. “Kami sudah mengirim surat ke Komdis untuk menanyakan maksud penutupan sebagian tribun timur. Ini kami akan menanyakan teknisnya seperti apa”, ungkap Sudarmaji selaku Media Officer Arema yang ditemui di tempat lain.

Arema FC sendiri dipastikan tidak akan mengajukan banding atas keputusan Komdis terkait insiden tersebut. Mereka mengataka akan menjalani apapun sanksinya sebagai bentuk tanggung jawab atas kelalaian yang menyebabkan kericuhan.

Apa tanggapanmu, sam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *