Ini Fakta Pasca Kerusuhan Arema FC vs Persib Bandung

Bhumiarema.com – Pertandingan pekan keempat Liga 1 2018 antara Arema FC vs Persib Bandung tidak berakhir kondusif. Laga yang dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang itu terpaksa dibubarkan setelah terjadi insiden merangseknya Aremania ke tengah lapangan setelah disinyalir kecewa dengan kondisi pertandingan.

Selain alasan kekecewaan itu masih ada beberapa fakta pasca kerusuhan dalam laga Arema FC vs Persib Bandung. Apa sajakah, mari simak informasi selengkapnya berikut ini:

  • Mario Gomez yang merupakan pelatih Persib Bandung turut menjadi korban dalam rusuh Arema FC vs Persib Bandung. Sang pelatih asal Argentina itu mendapat luka di dahi kanan akibat lemparan benda keras.
  • Selain pelatih Persib Bandung dikatakan ada sekitar 214 orang yang melapor sebagai korban kerusuhan. Pihak Arema FC sendiri bergerak cepat dengan mengadakan posko pengaduan di kantor klub dan bersedia menanggung semua biaya pengobatan.
  • Fasilitas di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang rusak setelah insiden tersebut, seperti LED dan bench pemain yang digulingkan. Kerugian material diperkirakan mencapai lebih dari lima juta rupiah.
  • PT. LIB sendiri mengatakan bahwa pertandingan antara Arema FC vs Persib Bandung telah selesai pasca kerusuhan. Hal ini menandakan bahwa tidak akan ada pertandingan lanjutan yang bakal dilaksanakan di lain hari. Keputusan ini sendiri mengacu pada regulasi yang tertuang di pasal 12 ayat 1C dan 1D yan mengatakan bahwa status pertandingan akan diputuskan operator jika terjadi kejadian di luar kendali.
  • Aremania sempat menuduh aparat keamanan sengaja menembak gas air mata, namun hal ini langsung dibantah oleh Kapolres Malang yang mengatakan hal itu tidak benar adanya. Namun dirinya tak menampik adanya kemungkinan salah sasaran lantaran anggota keamana terdesak pendukung yang mencoba masuk.

Hmmm, bagaimanakah akhir kerusuhan ini? Mari tunggu saja berita update selanjutnya.

 

Apa tanggapanmu, sam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *