Ini Aksi Kurang Baik Aremania di Arema FC vs Persebaya Surabaya

Bhumiarema.com – Pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya berakhir bahagia untuk Singo Edan. Sayangnya kemenangan 1-0 atas seteru abadi tersebut terasa kurang lengkap lantaran Aremania yang datang di lapangan bersikap kurang baik.

Apa saja aksi Aremania di pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya? Berikut ulasan selengkapnya:

  • Chant Diskriminatif

Hal yang cukup disayangkan dari Aremania adalah munculnya chant dengan kata-kata “dibunuh saja” yang ditujukan kepada kubu lawan. Selain itu terdengar pula berbagai sumpah serapah seperti “jancuk” ataupun “anjing” yang ternyata cukup jelas terdengar bahkan melalui layar kaca.

  • Aksi Pelemparan Botol

Pada pertandinga Arema FC vs Persebaya Surabaya seharusnya penonton dapat lebih tertib, namun sayangnya hal ini kurang terlihat. Beberapa oknum Aremania ahkan melakukan pelemparan botol ke dalam lapangan yang menuju area ruang ganti. Hal ini dilakukan ketika pemain lawan masuk ke ruang ganti.

  • Masuk ke Area Lapangan

Lapangan pertandingan seharusnya steril dari pendukung kubu manapun. Sayangnya peraturan ini rupanya kurang ditepati mengingat ternyata di akhir pertandingan Aremania merangsek masuk ke lapangan. Meski Hamka Hamzah sebagai kapten tim Singo Edan sempat menghalau dan melarang Aremania untuk masuk namun hal ini sepertinya tidak diindahkan mengingat Aremania yang masuk ke lapangan semakin banyak. Masuknya penonton ini tentu mencoreng kemenangan Arema atas Persebaya FC.

Meski aksi Aremania dalam laga Arema FC vs Persebaya Surabaya terhitung kurang terpuji, namun sebenarnya panitia pelaksana sudah berusaha melakukan yang terbaik. Bahkan panpel juga sengaja menyediakan waktu untuk Firda Zulkifli yang merupakan pentolan Aremania untuk melamar Mufida sang kekasih yang juga seorang Aremanita. Hmmm, semoga ini perbuatan kurang terpuji itu menjadi yang terakhir ya.

Apa tanggapanmu, sam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *