Firasat Arthur Cunha Soal Risuh Aremania

Bhumiarema.com – Pertandingan antara Arema FC vs Persib Bandung di pekan keempat Liga 1 2018 tidak berakhir baik. Laga di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang ini terpaksa dihentikan lantaran Aremania merangsek masuk ke tengah lapangan.

Arthur Cunha sebagai salah satu pemain Arema FC yang turut dalam pertandingan terseb mengataka keprihatinannya. Pemain asal Brasil itu mengatakan bahwa dirinya terpukul atas insiden yang melibatkan pendukung setia Singo Edan. “Saya sedih dan tidak bisa berkomentar apapun mengenai hal ini”, ungkapnya ketika dimintai keterangan oleh pewarta berita.

Arthur Cunha juga mengatakan bahwa sebetulnya dia memiliki firasat pertandingan akan berlangsung panas. Ini juga yang membuat sang pemain tak mengajak keluarga ke stadion. “Saya sudah memilik firasat bahwa pertandingan ini akan berlangsung panas, oleh karenanya saya tidak mengajak anak dan istri ke stadion pada pertandingan ini”, paparnya kepada awak media di suatu kesempatan.

Kerisuhan ini dimulai ketika Aremania memaksa masuk ke lapangan di menit ke-92 setelah wasit Handri Kristanto menggajar Dedik Setiawan dengan kartu merah setelah ketahuan mengganjal pemain Persib. Inilah yang memicu emosi Aremania terhadap kepemimpinan wasit yang dianggap menguntungkan tim tamu.

Aparat keamanan bahkan melepaskan tembakan gas air mata untuk  menghentikan pergerakan supporter. Disinilah akhirnya banyak korban berjatuhan yang juga disaksikan secara langsung oleh Arthur Cunha.

“Saya mampu memahami kekecewaan para supporter di pertandinga kali ini. Mereka pasti menginginkan kemenganan. Saya juga pernah lihat di Brasil, namun sepertinya disini lebih daripada di Brasil”, paparnya di hadapan pewarta berita.

Sementara itu panitia pelaksana pertandingan Arema FC mengatakan belum melihat kerugian yang terjadi akibat kerusuhan tersebut. Mereka mengatakan lebih mementingkan Aremania yang menjadi korban insiden.

 

Apa tanggapanmu, sam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *