Arema vs PBR Batal Digelar, Aremania Meradang

aremania demo

Bhumiarema.com – Jadwal QNB League yang mempertemukan antara Arema Cronus vs Persipasi Bandung Raya (PBR) Sabtu (25/4) sore hari pukul 15.30 akhirnya batal digelar. Pembatalan ini terkait izin kepolisian yang tidak turun untuk menggelar laga lanjutan liga Indonesia tersebut. Kedua tim yakni Arema dan PBR yang sudah mempersiapkan timnya tentu saja merasa kecewa dengan keputusan tersebut. Bukan hanya itu, supporter fanatic Arema yaitu Aremania juga meradang akibat keputusan yang baru turun beberapa jam sebelum pertandingan dimulai.

Para Aremania yang sedari pagi menunggu tim kesayangannya berlaga, harus menahan kekecewaan setelah dibatalkannya pertandingan. Akibatnya, Aremania yang kecewa pun melampiaskan kekecewaannya dengan turun di jalan dan menggelar aksi demo. Sebagai ganti laga Arema vs PBR, para Aremania menggelar laga persahabatan dengan memblokir jalan didepan Stasiun Kota Malang.

Laga persahabatan ini merupakan laga yang dibumbui protes karena hak bermain dirampas oleh Menpora Imam Nachrawi. Dalam jumpa pers tadi malam, (24/4) Menpora mengintimidasi kepolisian untuk tidak memberikan ijin bertanding dalam laga Arema vs PBR. Seperti kita ketahui, pembekuan PSSI yang dilakukan oleh Menpora telah mengakibatkan segala bentuk persepak bolaan di Indonesia berhenti untuk sementara.

Dalam aksinya tersebut, Dirijen Arema Yuli Sumpil sempat mengutip kata-kata Menpora yang mengatakan bahwa jika Arema ingin bermain sepakbola, bermain saja dijalanan. Menpora berkata demikian karena Arema masih bermasalah dengan legalisasi dan dilarang bermain di ISL (sekarang QNB League). Yuli juga menambahkan jika Aremania bermain dijalan, ini merupakan perintah dari Pak Menpora. Jika macet dan merugikan banyak orang, berarti salah pak Menpora.

Aremania yang sudah terlanjur datang ke Stadion Kanjuruhan untuk melihat Singo Edan bertanding pun juga kecewa hingga akhirnya melakukan konvoi hingga ke Kota Malang. Kabarnya, Aremania akan melakukan konvoi dan aksi supporter lainnya hingga petang nanti akibat dibatalkannya pertandingan Arema vs PBR. AKsi ini tentu saja buntut kekecewaan dari Menpora yang mempengaruhi kepolisian untuk tidak memberi ijin kepada laga Arema vs PBR.

Pelatih Arema mengatakan jika pembatalan ini membuat para mental anak asuhnya down dan kecewa. Mereka sudah berlatih keras agar dapat siap dalam pertandingan ini, namun ternyata tidak jadi. Pelatih PBR juga sangat menyayangkan tindakan tersebut yang baginya justru selain merugikan materiil juga bisa berdampak kerugian imateriil para pemainnya.

Apa tanggapanmu, sam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *