Aji Santoso: Saya Siap Mundur dari Kursi Pelatih

Bhumiarema.com – Arema FC rupanya tak kunjung menunjukkan performa signifikan hingga pekan ke-10 GoJek Traveloka Liga 1. Hasil terbaru juga tak bagus sebab Singo Edan hanya mampu bermain imbang 0-0 kala melawan Perseru Serui.

Aji Santoso selaku pelatih utama Arema FC mengaku memahami kekecewaan Aremania. Pelatih asal Kepanjen tersebut bahkan mengaku siap bertanggung jawab dengan meninggalkan kursi kepelatihan jika diperbolehkan oleh manjemen.

Pria yang pernah menangani Persela Lamongan tersebut mengatakan bahwa merupakan sesuatu yang tak pantas bagi Arema FC selaku tim besar untuk menunjukkan penurunan grafik. Terlebih Singo Edan sempat menggila kala mereka melakoni turnamen pra-musim beberapa bulan yang lalu.

Meski mengaku kecewa namun rupanya Aji Santoso mengakui adanya beberapa faktor yang turut menyumbang kegagalan Singo Edan. Dirinya menegaskan bahwa salah satu penurunan performa itu disebabkan oleh akumulasi berbagai permasalahan yang tengah mendera Arema FC.

“Memang merupakan buntut dari berbagai masalah yang terakumulasi jadi satu. Pemain kita juga tidak komplit, misal saya memaksa Esteban Vizcarra bermain meski cedera. Saya juga mau memaksa memainkan Bustomi meski dia baru sembuh dari sakit, selain itu saya harap Adam Alis bisa main ternyata juga cedera”, papar Aji Santoso menjelaskan pada pewarta berita.

Masalah lain yang juga menghantam anak asuhnya adalah mental yang jatuh. Aji Santoso mengaku kesulitan membangkitkan semangat para pemain Arema FC setelah mereka mendapatkan hasil buruk di luar kandang, plus pemain yang terbebani tuntutan Aremania agar selalu menang dan menang dalam setiap pertandingan.

“Kami seharusnya dapat memperbaiki posisi apabila dapat memenangkan pertandingan kali ini. Saya juga mengetahui bahwa banyak sekali Aremania yang menuntut saya agar mundur dari kursi kepelatihan. Bagi saya itu tidak masalah, sederhana saja karena saya akan bicara dengan manajemen yang apabila diizinkan maka saya akan mundur”, papar mantan pemain Arema FC era Galatama tersebut.

Apa tanggapanmu, sam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *